CARA ME-RUQYAH
وَنُنَزِّلُ
مِنَ الْقُرْآنِ مَا هُوَ شِفَاءٌ وَرَحْمَةٌ لِلْمُؤْمِنِينَ
“Kami
turunkan dari Al-Qur’an ini, yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang yang
mukmin.”(Al Israa’:82)
Semuanya, keseluruhannya. Keseluruhan Al Qur’an
ini adalah obat, tidak parsial, bukan Al Fatihah saja. Semuanya adalah obat!
Obat apa?
يَا أَيُّهَا النَّاسُ قَدْ
جَاءَتْكُمْ مَوْعِظَةٌ مِنْ رَبِّكُمْ وَشِفَاءٌ لِمَا فِي الصُّدُورِ وَهُدًى
وَرَحْمَةٌ لِلْمُؤْمِنِينَ
“Hai manusia,
sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Tuhanmu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit
(yang berada) dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang
beriman”. (QS. Yunus 57)
Muqodimah Ruqyah Mandiri
Muqodimah ruqyah ini akan anda lakukan sebelum memulai meruqyah diri anda sendiri. Tentu saja, kita harus mmpersiapkan tempat, ruhani dan jasmani kita serta memperhatikan adab-adab dalam berdo’a atau adab bagaimana saat kita meminta kepada Allah. Semua benda-benda yang mengandung kesyirikan harus dimusnahkan terlebih dahulu.
Berikut ini
adalah tatacara untuk memulai Ruqyah Mandiri (jika kondisi darurat, maka cukup
lakukan point 3 saja):
1. Berwudhu untuk
mensucikan jasmanikita, untuk lebih sempurna mandilah agar hati sejuk dan
lembut.
2. Shalat Mutlak (Baik 2 atau 4 rakaat) untuk memohon pertolongan kepada Allah) baik di
sujud terakhir atau selepas shalat.
3. Mengucapkan Ta’awudz, Basmallah, Beristighfar dan Shalawat Nabi.
- Taawudz bisa
dengan membaca salah satu lafal berikut; “Audzubillahiminassayitoonirrajiim”,
atau “Audzubikalimatillahi tammati tammati minkulli syariima kholak” atau
‘Audzubillahikalimatillahit tammati tammah, mingkulli sayyitoni wahammah,
wamingkulli ‘ainu lammah” atau “’Audzubillahisami’il aliimi
minassayitooniraajiim”
- Basmallah, memulai do’a dengan menyebut Asma-Nya
yang maha Agung.
- Istighfar, bisa membaca; “Astaghfirullahal
adziim, alladi laa ilaha illa huwal hayyul qayyum waatubu ilaih” atau “Laa
ilaaha illa anta, subhanaka inni kungtum minadzalimiin”. Atau bisa diganti
dengan shalat taubat, jika belum pernah bertaubat dari kesyirikan.
- Shalawat, lakukan seperti biasa; semisal,
“Allahuma shalli ala Muhammad wa ala ali Muhammad”
4. Memohon kekuatan kepada Allah, bisa dilakukan dengan membaca salah
satu do’a sebagai berikut:
- La Hawla
walaa Quwwata Illa Billahil aliyhil Adziim.
- Hasbunallah
wanikmal wakiil nikmal maula wanikman nasiir.
-
Bismilahiladi layadhuru maasmihi sayiung fil ardhi wala fissama wahua samiun
aliim.
5. Mulailah melakukan ruqyah mandiri.AYAT-AYAT RUQYAH MANDIRI
- Al Fatihah 1-7- Al Baqarah 1-5
- Al Baqarah 102
- Al Baqarah 163-164
- Al Baqarah 255
- Al Baqarah 285-286
- Al Imran 18-19
- Al ‘Araaf 54-56
- Al ‘Araaf 117-122
- Yunus 81-82
- Toha 69
- Al Mukminun 115-118
- As Soffat 1-10
- Al Ahqaaf 29-32
- Ar Rahman 33-36
- Al Hasyr 21-24
- Al Jin 1-9
- Al Ikhlas
- Al Falaq
- An Naas
Hal-hal yang perlu ditanyakan
saat konseling adalah:
- Apakah
anda termasuk orang yang percaya kepada jimat dan pusaka?Pernah anda mengikuti
sebuah perguruan tenaga dalam, kebatinan, pengisian? Jika pernah, ajak taubat
dan minta kesediaannya jika ilmunya akan hancur dengan Ruqyah Syariyyah.
- Pernahkah
anda berobat ke paranormal atau dukun? Jika pernah, ajak bertaubat. Anda harus
memberi tahu ciri-ciri dukun dan dosa besar jika mendatanginya.
- Pernahkah
anda berobat kepada kyai, ustad, habib dan ketika pulang dibekali jimat atau
penangkal yang dikubur? Jika ada jimat-jimat itu harus dihancurkan terlebih
dahulu. .
- Pernahkah melakukan amalan atau ritual bid’ah semisal
wirid-wirid ribuan dan disertai puasa aneh?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar