BEKAM

Bagi yang membutuhkan terapi BEKAM Surabaya timur, hub. 0818524471 / 082331847743

Rabu, 11 Desember 2013

MENCEGAH POLIP

Assalamu`alaikum warohmatullahi wabarokatuh....

Mencegah Polip dengan Wudhu


Baiklah, pembahasan kita kali ini menyangkut tentang hubungan dari salah satu diantara sekian banyak sunnah nabi, yakni  

ber-istinsyaq (menghirup air ke dalam hidung) ketika berwudhu dengan

penyakit polip. Tidak hanya itu, insyaallah sebelum itu akan kita jelaskan dulu secara terperinci tentang penyakit polip dari sisi kedokteran, kemudian akan kita sertakan sekalian cara penanganannya. Selamat menyimak..... ^_^

Pengertian
Polip adalah pertumbuhan jaringan pada daerah selaput lendir hidung yang bersifat jinak.

Penyebab
Penyebab dari polip belum diketahui dengan pasti, namun biasanya berkembang ketika selaput lendir dari jalan nafas pada hidung dan sinus mengalami peradangan yang kronis. Polip  kemungkinan besar  disebabkan oleh karena reaksi hipersensitif atau reaksi alergi pada mukosa hidung yang berlangsung lama. Diantara peradangan kronis yang dapat memicu polip adalah asma, alergi, sinusitis, atau sensitifitas terhadap obat - obatan tertentu.

Gejala
Polip biasanya tumbuh di daerah tempat peradangan pada selaput hidung. Awalnya, akan terlihat bengkakan pada rongga hidung, yang kemudian dapat membesar. Warnanya biasanya keabuan, dan seperti buah anggur.

- Hidung tersumbat

- Bersin - bersin
- Hidung berair
- Sulit bernafas ( karena sumbatan tadi )
- Ketika musim hujan, biasanya kan semakin sulit bernafas

Selain gejala di atas, disebabkan akibat tersumbatnya lubang hidung, maka indra pembauan akan mengalami penurunan fungsi. Selain itu, polip juga dapat menghambat drainase lendir dari sinus ke rongga hidung, akhirnya karena sumbatan ini, bisa terjadi sinusitis.

Diagnosa
Diagnosa biasanya ditegakkan berdasarkan gejala dan pemeriksaan fisik. Pemeriksaannya dapat menggunakan rinoskopi ( alat untuk melihat rongga hidung ), endoskopi ( dimasukkan selang berkamera untuk melihat ke dalam rongga hidung dan sinus), CT Scan dan MRI ( digunakan untuk melihat pencitraan rongga hidung dan sinus, serta untuk melihat derajat peradangannya).

Pengobatan
a. Medis
Pengobatan Medis biasanya didasarkan pada penghentian perkembangan jaringan yang meradang, sekaligus menghilangkannya. Oleh sebab itu pada penyakit ini diberikan obar anti radang seperti Prednison untuk obat minum, dan Triamcinolone untuk obat semprot hidung. Obat - obat tersebut adalah golongan kortikosteroid yang berfungsi sebangai anti radang.

b. Herbal
Pada pengobatan herbal, obat yang sudah terbukti dapat melawan peradangan, termasuk polip hidung adalah Propolis. Telah banyak kesaksian tentang ampuhnya propolis dalam menyembuhkan peradangan. Adapun cara pakainya, 3 kali sehari 5 tetes, dicampurkan ke segelas air minum. Kemudian, propolis juga bisa langsung diteteskan ke polip tersebut. Gunakanlah tetesan ini 5 kali sehari, kemudian setelah mandi.

Pencegahan
Nah, pada bagian ini saya akan menjelaskan hubungan antara sunnah nabi menghirup air ke hidung ketika berwudhu dan pencegahan terhadap polip. Namun sebelum itu, saya akan berbagi sedikit ilmu dari salah seorang guru saya, seorang dokter spesialis THT ( Telinga Hidung Tenggorokan), beliau pernah berkata, " rajin - rajinlah kalian mencuci hidung kalian, karena dia akan menghilangkan kuman dari hidung kalain, caranya bagaimana ? Dengan menghirup air garam ke dalam hidung". Beliau adalah seorang nashrani, namun dikarenakan ilmu yang dimilikinya, beliau bisa tahu salah satu sunnah nabi. Lantas, kenapa kita yang islam tidak faham akan hal ini ? Padahal kita tidak perlu mengambil gelar dokter dan spesialis THT untuk mendapatkan ilmu ini. Yang kita perlu cuma membaca hadist - hadist rasulullah, dan penerapannya pun bahkan dilakukan minimal 5 kali sehari melalui wudhu sebelum shalat fardhu, bukankah begitu..?????

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Bersungguh-sungguhlah engkau dalam beristinsyaq kecuali bila engkau sedang puasa.” (HR. Abu Dawud no. 123, at-Tirmidzi no. 718, dan selain keduanya, serta disahihkan oleh asy-Syaikh Muqbil dalam al-Jami’us Shahih 1/512)

Subhanallah, itulah sunnah yang diajarkan rasulullah, jauh sebelum ditemukannya hal ini dalam dunia kedokteran. Lantas kenapa kita disuruh bersungguh - sungguh..?? Perintah ini, kalau dikaji lagi dalam dunia kedokteran adalah agar air yang kita hirup tersebut sampai ke daerah nasofaring di rongga pernafasan. Karena mulai dari rongga hidung sampai ke nasofaring adalah basis pertahanan awal bagi hidung untuk melawan infeksi kuman. Jadi, kalau kita tetap menjaganya dalam keadaan bersih, maka kemungkinan hidung untuk mengalami infeksi dan peradangan akan semakin kecil, sehingga kita dapat terlindungi dari Infeksi Saluran Pernafasan Atas


Kesimpulan

Allah berfirman," Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertaubat dan mensucikan diri” (Al-Baqarah: 222)

Dari Usman bin Affan r.a. katanya : "Bersabda Rasulullah s.a.w. : "Barang siapa yang berwudhu' dengan sempurna, keluarlah dosa-dosanya dari seluruh tubuhnya bahkan dari bawah kuku-kukunya."(HR. Muslim)

Oleh :Ahmad Al Khandery

Tidak ada komentar: